Contoh Negara Maju dan Negara Berkembang Serta Model Pengembangan Wilayahnya

Contoh Negara Maju dan Negara Berkembang

Contoh negara maju menurut United Nation Development Programme (UNDP).

  1. Afrika selatan di Benua Afrika.
  2. Rusia di Eropa Timur.
  3. Jepang di Benua Asia, sekarang kita mengenal istilah the new industrial country (negara industri baru) di Asia yaitu Korea Selatan dan Singapura.
  4. Negara Oceania (negara Australia dab Selandia Baru).
  5. Inggris, Belanda, Perancis, dan Jerman di Eropa Barat.
  6. Amerika Serikat dan Kanada di Amerika Utara.

Contoh negara berkembang seperti:

  1. Semua negara di Benua Afrika keculai negara Afrika Selatan.
  2. Semua negara di Asia keculai Jepang dan negara industri baru Korea Selatan dan Singapura.
  3. Semua negara yang ada di Amerika Tengah dan Amerika Selatan (Amerika Latin).
  4. Semua negara yang ada di Teluk Karibia.
  5. Semua negara yang ada di Samudra Pasifik Selatan (negara-negara Oceania) kecuali Australia dan Selandia Baru.
  6. Beberapa negara yang ada di Eropa Barat, yaitu negara Portugal, Yunani, dan Turki.
  7. Salah satu negara di Eropa Utara yaitu Islandia.

Menurut UNDP suatu negara dikatakan berhasil dalam pembangunan dapat dilihat dari:

  1. Tingkat harapan hidup.
  2. Konsumsi protein hewani.
  3. Persentase anak-anak belajar di SD dan SMP.
  4. Persentase anak-anak yang belajar di kejuruan.
  5. Jumlah surat kabar.
  6. Jumlah telepon dan radio.
  7. Persentase penduduk yang diam di kota.
  8. Persentase penduduk yang bekerja di pertanian.
  9. Persentase angkatan kerja di bidang jasa dan industri.
  10. Penggunaan (konsumsi) listrik dan energi per kapita.

Keberhasilan pembangunan menurut W.W. Rostow:

  1. Adanya perubahan acuan ekonomi, politik, sosial yang tidak lagi mengarah ke dalam melainkan telah berubah acuan menjadi keluar.
  2. Terjadinya perubahan pandangan masyarakat.
  3. Masyarakat mengalami perubahan penanaman modal dari tidak produktif bersifat kebendaan menjadi penanaman modal yang produktif.
  4. Perubahan cara menempatkan kedudukan seseorang tidak lagi berdasarkan keturunan melainkan pada prestasi dan tanggung jawab kerja yang baik.
  5. Perubahan pandangan bahwa manusia tidak lagi ditentukan oleh alam melainkan bagaimana manusia dapat memanfaatkan alam untuk mewujudkan suatu kemajuan.

 

Model Pengembangan Wilayah di Negara Maju dan di Negara Berkembang

  1. Model pengembangan wilayah negara maju:

Cenderung menitikberatkan pada sektor jasa dan manufaktur (industri). Hanya sedikit sekali pengolahan sektor pertanian. Orientasi utamanya adalah adanya optimalisasi sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

  1. Model pengembangan wilayah negara berkembang:

Cenderung menitikberatkan pada sektor hasil produksi yang bersifat agraris seperti hasil pertanian. Pengembangan yang nyata hanya terlihat di wilayah perkotaan hingga menimbulkan masalah baru di kota seperti timbulnya daerah kumuh, tata kota yang tidak ideal dan masalah sosial seperti tingkat kejahatan yang meningkat.

Model-model pengembangan wilayah tersebut memicu munculnya hubungan antar bangsa atau antar negara secara bilateral maupun regional dalam bidang ekonomi sebagai bentuk kompetisi antar negara/ region. Contoh kerja sama tersebut yaitu MEE (Masyarakat Ekonomi Eropa), AFTA (ASEAN Free Trade Area/ perdagangan bebas di Asia Tenggara), NAFTA (North American Free Trade Agreement), APEC (Asia Pacific Economic Cooperation), dan sebagainya.

 

Potensi Model Pengembangan WIlayah

Potensi pengembangan wilayah negara maju:

  1. Sarana dan prasarana transportasi yang baik mampu menghubungakan antar wilayah sehingga mobilitas penduduknya berjalan dengan lancar.
  2. Sarana dan prasarana kesehatan yang memadai ditunjang dengan tenaga medis dan jenis obat-obatan yang cukup.
  3. Adanya modal yang memadai
  4. Sumber daya manusia yang berkualitas
  5. Pandangan masyarakat bersifat rasional.
  6. Sarana dan prasarana komunikasi dan informasi yang lengkap.
  7. Majunya sektor jasa dan industri.
  8. Tercukupinya kebutuhan gizi penduduknya.

Potensi pengembangan wilayah negara berkembang.

  1. Jumlah penduduknya tinggi
  2. Kaya sumber daya alam

 

Usaha Pengembangan Wilayah di Indonesia

untuk mengembangkan wilayah Indonesia dapat diupayakan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui hal berikut:

  1. Pendidikan
  2. Kesehatan
  3. Pendapatan per kapita dan kesejahteraan penduduk.