Kenali 5 Penyebab Laptop Tidak Menyala, Segera Perbaiki!

Pasalnya, laptop termasuk perangkat elektronik yang memiliki urgensi dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi kalangan pelajar atau pekerja di bidang IT. Bagaimana jika laptop tidak mau menyala? Tentunya akan mengganggu aktivitas, bukan? Kenali beberapa penyebab laptop tidak menyala berikut ini dan segera perbaiki:

1. Baterai Laptop Bermasalah

Saat laptop mengalami error dan tidak mau menyala, salah satu penyebabnya adalah adanya masalah pada baterainya. Baterai laptop bermasalah bisa disebabkan karena habis daya atau aktivitas charging yang tidak sampai full. Penanganan yang dapat dilakukan juga berbeda-beda, tergantung jenis baterainya.

Ada dua jenis baterai pada laptop, yaitu baterai tanam dan lepas-pasang. Jika pengguna memiliki laptop dengan kapasitas baterai tanam maka pengguna bisa melakukan reset perangkat sesuai merek laptop masing-masing. Penanganan untuk baterai lepas pasang, pengguna bisa melepas baterai laptop dan menghubungkan kabel charge agar laptop menyala tanpa baterai.

2. Kerusakan Adaptor

Setiap kerusakan pada sebuah perangkat pasti memiliki keterkaitan antara satu dengan yang lainnya. Jika laptop tidak mau menyala disebabkan habis baterai maka pengguna harus charge terlebih dahulu. Namun, bagaimana jika sudah di charge dan masih tidak bisa menyala? Pada situasi ini, pengguna harus mengecek kondisi adaptornya.

Pengguna bisa mengecek kondisi adaptor listrik atau adaptor baterai laptop itu sendiri. Tanda bahwa adaptor listrik masih berfungsi, yaitu lampu indikator laptop masih menyala. Namun, jika pada situasi adaptor laptop yang rusak maka pengguna harus melakukan service atau menggantinya dengan yang baru.

3. Komponen Power Bermasalah

Penyebab laptop tidak menyala yang lain adalah permasalahan pada komponen Power. Cara mengatasi komponen Power yang bermasalah adalah dengan melepas charger. Selanjutnya, tekan tombol Power kurang lebih selama tiga puluh detik sampai daya habis. Kemudian, pasang kembali charger laptop dan coba nyalakan.

Setelah proses tersebut sudah dilakukan dan ternyata gagal maka pengguna bisa melakukan checking pada IC (Integrated Circuit) Power laptop. Cara mendeteksi IC Power masih bekerja adalah dengan menggunakan alat bernama avometer. Jika pengguna tidak memiliki alat tersebut maka bisa meminta bantuan pada tukang servis.

4. Kerusakan Prosesor Laptop

Prosesor termasuk perangkat inti dari laptop. Apabila prosesor bermasalah maka laptop tidak akan bisa berfungsi dengan baik bahkan bisa mengalami mati total. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan prosesor pada laptop mengalami kerusakan, seperti overheating dan kontaminasi benda asing (semut, debu, air dan lain-lain).

Cara untuk menghindari kerusakan pada prosesor, yaitu dengan menghindari permukaan berdebu dan tidak sering melakukan overclocking pada laptop. Jika prosesor sudah terlanjur rusak, pengguna bisa meminta bantuan di tempat servis laptop atau profesional untuk memperbaiki prosesor.

5. Socket RAM Bermasalah

Random Access Memory atau RAM juga termasuk komponen penting pada perangkat laptop. RAM berfungsi menyimpan data dan chace software yang berjalan di laptop. Apabila RAM mengalami masalah maka kinerja laptop pun tidak maksimal. Masalah yang terjadi biasanya adalah laptop blank, lemot, bahkan tidak mau menyala.

Kerusakan yang terjadi pada socket RAM bisa diatasi dengan melepas dan membersihkannya menggunakan penghapus pensil. Walaupun cara tersebut tergolong mudah, pemilik laptop juga harus melakukannya dengan hati-hati. Bagaimana jika sudah dibersihkan, tetapi laptop tetap tidak menyala? Hal tersebut bisa dipastikan bahwa RAM sudah rusak dan harus diganti dengan yang baru.

Laptop tidak bisa menyala bisa disebabkan karena rusaknya baterai, masalah adaptor, kerusakan socket RAM, komponen power dan prosesornya. Beberapa penyebab laptop tidak menyala di atas dapat diperbaiki sesuai dengan kapasitas kerusakannya. Perbaikan tersebut bisa dilakukan sendiri atau diserahkan kepada profesional.